Sabtu, 24 Januari 2015

Bersihkan Keputihan Bersama Glucola MCI


KEPUTIHAN PADA GADIS,WANITA HAMIL DAN IBU RUMAH TANGGA

Keputihan
penyebab dari masalah kewanitaan ini terutama pada waktu hamil muda hampir sama dengan penyebab keputihan pada umumnya yang di rasakan para gadis atau ibu rumah tangga. Penyebab umum yang pertama adalah masalah kebersihan daerah kewanitaan.
Apabila anda menggunakan celana dalam dari bahan sintetis yang ketat, ini saatnya anda mengganti celana dalam yang pas dan terbuat dari bahan yang lembut. Pakaian dalam dari bahan sintetis yang ketat akan membuat daerah kewanitaan anda sulit bernapas, sehingga akan menimbulkan keringat dan bakteri, yang kemudian menyebabkan keputihan. Selain itu, masalah kebersihan juga menjadi penyebab utama. Usahakan tidak membasuh organ kewanitaan menggunakan tissue basah, karena parfum dari tissue tersebut bisa memicu keputihan.

Khusus bagi ibu hamil dan ibu rumah tangga  stress dan perubahan mood atau suasana hati juga bisa menimbulkan terjadinya keputihan.
Untuk Gadis yang akan mengalami masa menstruasi biyasanya juga akan mengalami keputihan.
Kecapean dalam aktifitas juga salah satu pemicu keputihan.

Keputihan dapat bersifat normal (fisiologis ) dan tidak normal (patologis ).
Dalam keadaan normal, cairan yang keluar cenderung jernih atau sedikit kekuningan dan kental seperti lendir serta tidak disertai bau atau rasa gatal.
Namun bila cairan yang keluar disertai bau, rasa gatal, nyeri saat buang air kecil atau warnanya sudah kehijauan atau bercampur darah, maka ini dapat dikategorikan tidak normal.
 
Sebagian wanita hamil tidak pernah mengeluhkan keputihan yang tiba-tiba dideritanya. Hal ini karena merasa tidak merasa terganggu. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut keputihan tersebut bisa membahayakan kehamilannya. Tak hanya dapat menyebabkan persalinan prematur(prematuritas), keputihan pada kehamilan juga dapat menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya serta kelahiran bayi dengan berat lahir rendah (kurang dari 2500 gram). Itu sebabnya, sangat diajurkan pada ibu hamil agar segera melakukan pemeriksaan kehamilan tatkala mendapatkan dirinya mengalami keputihan. Apalagi jika keputihan tersebut mulai timbul gejala gatal yang sangat hingga cairan berbau

Yang pasti jika wanita hamil mengalami keputihan, walaupun hal ini wajar namun tetap saja musti harus hati-hati dan waspada. Dari bermacam keputihan, ada tiga jenis yang dapat terjadi pada kondisi hamil. Yaitu kandidosis vulvovaginal, vaginosis baterialis dan trikomoniasis.

1. Kandidosis vulvovaginal
Penyebab: Candida albicans. Sejenis mikroorganisme komensal yang terdapat di sekitar area genital perempuan sehat. Kandidosis Vulvovaginal dapat terjadi karena pertumbuhan berlebihan sel-sel jamur, kondisi yang memudahkan pertumbuhan tersebut antara lain: kehamilan, pemakaian kontrasepsi oral kombinasi, pemakaian antibiotika berlebihan, menstruasi, diabetes mellitus (kencing manis), penyakit-penyakit yang menurunkan daya kekebalan tubuh, kebiasaan irigasi/bilas vagina, cairan pembersih/pewangi vagina, vaginal jeli atau pemakaian celana dalam yang ketat dengan ventilasi yang kurang.
Gejalanya: Munculnya cairan kental, berbau sangat tajam dan disertai dengan rasa gatal akibat cairan keputihan sudah mengiritasi dan membuat lecet vulva. Ibu hamil juga akan merasakan nyeri saat berkemih dan saat bersenggama.
Dampaknya: Jika dibiarkan dan tidak segera diatasi maka dapat menyebabkan kelahiran prematur , ketuban pecah sebelum waktunya dan bayi berat lahir rendah tidak bertambah pada keadaan ini

2. Vaginosis Bakterialis
Penyebab: Adanya perubahan ekosistem dalam area genital. Yaitu keadaan menghilangnya jumlah laktobasili yang normal dan disertai oleh pertumbuhan berlebihan dari mikroorganisme lain dalam konsentrasi yang tinggi. Dibandingkan pada saat tidak hamil, frekuensi terjadinya Vaginosis Bakterialis pada perempuan hamil cukup tinggi sekitar 16-24 persen.
Gejala: Munculnya cairan kental, berbau sangat tajam. Pada kondisi parah barulah muncul rasa gatal.
Dampaknya: Jika dibiarkan dan tidak segera diatasi maka dapat menyebabkan kelahiran prematur , ketuban pecah sebelum waktunya dan bayi berat lahir rendah tidak bertambah pada keadaan ini

3. Trikomoniasis
Penyebab: Trichomonas Vaginalis, yaitu protozoa yang mempunyai flagel, pada manusia biasanya terdapat di uretra (saluran kemih). Ditularkan pada umumnya melalui hubungan seksual.
Gejala: Berupa iritasi pada area genital, rasa panas, gatal dan nyeri yang dapat terasa di daerah vulva dan paha, perineum (kulit diantara vagina dan anus) , dapat pula disertai nyeri saat berkemih dan senggama. Dapat juga terjadi perdarahan bercak setelah senggama akibat kontak langsung dengan leher rahim yang meradang. keluar cairan keputihan yang berbuih dan berwarna putih keabuan atau berwarna kuning kotor kehijauan serta berbau busuk yang menusuk. Dalam kondisi parah, vagina dan leher rahim dapat bengkak dan meradang kemerahan.
Dampaknya: Akibat terhadap kehamilan Trikomoniasis berhubungan dengan kejadian permaturitas dan bayi berat badan lahir rendah.

Untuk Gadis dan Ibu Ibu pun sama,,keputihan bukanlah hal yang sepele
Karena keputihan juga bisa menyebabkan kemandulan bahkan Kanker servics yang mematikan.
Jika kalian merasakan hal yang tidak nyaman dengan keputihan anda,segera periksakan ke dokter untuk cek Laboratorium,

Tip untuk menjaga kesehatan Miss V

1. Gunakan selalu pakaian dalam dari bahan katun dan hindari  pakaian dalam dari bahan sintetis serta celana ketat.
2. Usahakan agar jangan menggunakan panty liner setiap hari.
3. Usai mandi usahakan area genital benar-benar kering. Gunakan pengering berupa handuk yang bersih dan jangan menggunakan tissue yang beraroma wangi.
4. Bersihka area genita dari depan kebelakang setiap laki selesai berkemih atau buang air besar karena dapat membantu mengurangi kontaminasi mikroorganisme dari saluran kemih dan anus.
5. Kurangi mengkonsumsi makanan manis serta yang mengandung kafein
6. Jangan gunakan Douche (ini dapat mengganggu keseimbangan PH normal dan mengakibatkan infeksi vagina)
7. Konsultasi dengan  dokter atau bidan sebelum membeli obat apapun.
8. Gunakan kompres es untuk meringankan gejala di daerah vagina.
9. Gunakan sabun tanpa parfum.

Untuk anda Gadis, Ibu Rumah tangga, atau ibu hamil yang mengalami keputihan ingin sembuh tanpa pil atau jamu yang beredar di pasaran, Anda bisa Coba produk trobosan baru dari MCI yaitu Glucola dengan kandungan Gluthathion dan Collagen yang sangat bagus untuk kesehatan luar dalam.
Yang mempunyai manfaat kesehatan diantaranya;

Mencegah Kanker Membuang Zat-Zat Beracun Pada Tubuh
Menyembuhkan Pusing2, Migrain Hingga Vertiligo
Membantu Penyembuhan Kolestrol, Diabetes, Asma,
Sinusitis, TBC
Mencegah Berbagai Macam Penyakit Akibat RadikalBebas
Menyembuhkan keputihan
Membantu program hamil
Mengurangi Kerontokan Rambut
Menguatkan Tulang
Menghilangkan Nyeri2 Pada Tulang
Menambah Stamina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar