Jumat, 13 Maret 2015

Alasan Mengapa GLUCOLA MCI tidak menggunakan MINYAK NABATI

OH TERNYATA MINYAK NABATI YANG SELAMA INI DI IDAM IDAMKAN NATURAL ITU TIDAK SELAMANYA BAIK UNTUK KESEHATAN



Mengurangi atau bahkan menghilangkan penggunaan minyak dalam masakan,makanan adalah hal yang hampir tidak bisa dilakukan, terutama untuk makanan gorengan.
Bahkan minumanpun sekarang mengandung minyak minyakan
 Akan tetapi, memilih minyak yang sehat adalah solusinya, seperti minyak nabati atau minyak sayur. Ahli kesehatan pun banyak yang merekomendasikan dengan alasan minyak sayur bisa membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol serta meningkatkan kesehatan tubuh karena kandungan lemak tak jenuh yang terkandung didalamnya.

Ternyata minyak nabati atau yang biyasa di sebut minyak sayur ini tidak selamanya baik untuk kesehatan.
Apalagi,jika menggunakanya terlalu berlebihan, Seperti yang dilansir dari situs healthmeup.com beberapa efek buruk menggunakan minyak nabati adalah sebagai berikut!

1. Mengandung bahan kimia

Proses ektrasi dari minyak nabati umumnya dilakukan menggunakan proses kimiawi yang lebih kompleks. Hal itu membuat minyak sayur memiliki kandungan kimia yang lebih tinggi. Beberapa jenis minyak nabati kebanyakan mengandung BHT atau BHA yang bisa mencegahnya cepat kadaluarsa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terlalu berlebihan mengonsumsi minyak ini bisa memicu infertilitas, kerusakan hati, dan menurunkan sistem imun.

2. Menyebabkan sakit jantung dan peradangan

Walaupun minyak sayur bisa menurunkan kolesterol, akan tetapi minyak ini memiliki kandungan lemak tak jenuh ganda yang bisa meningkatkan resiko terserang sakit jantung. Kandungan asam lemak omega-6 yang ada didalamnya juga bisa teroksidasi di dalam tubuh sehingga bisa menyebabkan mutasi sel dan peradangan. Yang pada akhirnya, akibat peradangan tersebut menyebabkan mampu meblokir kesehatan arteri jantung.

3. Mengandung lemak trans

Lemak trans merupakan jenis lemak yang dapat memicu obesitas, kanker, dan meningkatkan resiko penyakit jantung. Banyak orang yang tidak tahu bahwa ternyata minyak nabati mengandung lemak jenis ini.

Minyak sayur ternyata tak terlalu sehat seperti yang diperkirakan. Maka dari itu, menggunakan minyak lainnya seperti minyak zaitun, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit adalah hal yang bisa dipertimbangkan

Itu alasnya mengapa Glucola MCI tidak menggunakan minyak nabati.
Karena yang berhubungan dengan minyak yang bisa di konsumsi tu tidak baik untuk kesehatan jika di konsumsi dalam jangka waktu panjang.
Jadi sangat imposible jika minuman suplemen kesehatan maupun kecantikan menggunakan minyak nabati.

Glucola Sudah terdaftar di BPOM dan punya ISO 22000 2005

GLUCOLA MCI SUDAH MEMPUNYAI SERTIFIKAT BPOM DAN GLUCOLA MCI MAUPUN GREENTEA MCI MEMPUNYAI SERTIFIKAT ATAU SUDAH TERDAFTAR DI ISO 22000 2005




Lalu apa ituh ISO 22000???

ISO 22000 adalah suatu standar internasional yang menggabungkan dan melengkapi elemen utama ISO 9001 dan HACCP dalam hal penyediaan suatu kerangka kerja yang efektif untuk pengembangan, penerapan, dan peningkatan berkesinambungan dari Sistem Manajemen Keamanan Pangan (SMKP).

ISO 22000 menjaga keselarasan dengan sistem manajemen lainnya, misalnya ISO 9001 dan ISO 14001, untuk memastikan keefektifan integrasi sistem-sistem tersebut (Anonymous, 2010).

ISO 22000 merupakan standar internasional yang menggambarkan kebutuhan dari suatu sistem manajemen keamanan pangan yang mencakup semua organisasi dalam rantai makanan dari panen sampai produk. Unsur-unsur kunci yang menentukan keamanan pangan sepanjang rantai makanan, meliputi : (Anonymous, 2009)

Tujuannya diciptakan ISO 22000 adalah untuk menyediakan satu standar yang dikenal secara internasional untuk sistem manajemen keselamatan pangan yang dapat diterapkan dalam produk pangan (Anonymous, 2010).

Perbedaan yang utama antara ISO 22000 dan ISO 9000 adalah mengenai ruang lingkupnya. Pertama dengan tujuan keamanan pangan, sedangkan yang lainnya mengarahkan pada mutu pangan. Standar ISO 22000 dimaksud untuk menjadi bagian yang independen dan dapat digunakan untuk semua jenis organisasi di dalam penyedia rantai makanan.

ISO 22000 lebih konsentrasi pada keamanan pangan dan prosedur instruksi bagaimana membangun sistem keamanan pangan tersebut (Anonymous, 2010).

*Unsur-unsur kunci yang menentukan keamanan pangan sepanjang rantai makanan, meliputi : (Anonymous, 2009)

~Komunikasi interaktif.
~Sistem manajemen.
~Pengendalian dari bahaya keamanan pangan ke arah persyaratan penuh dari program dan perencanaan HACCP.
~Peningkatan yang berkelanjutan dan pembaharuan dari sistem manajemen keamanan pangan.



Maka dari itu untuk Anda yang ingin mencoba konsumsi GLUCOLA MCI atau GREENTEA MCI tidak  usah menaruh keraguan lagi terhadap produk MCI ini.

Kalopun ada penjual produk lain yang membandingkan atau mempermasalahkan BPOM jangan terlalu Hawatir karena Glucola sudah memilikinya sertifikat asli BPOM dan bahkan Glucola pernah menjadi juara.
Anda juga bisa fahami lebih detail lagi penjelasan daripada ISO 22000 2005.
 sudah bisa di bayangkan  selain sertifikat dari BPOM GLUCOLA MCI punyai sertifikat ISO 22000 2005, BPOM, DEPKES, MUI

To be smart buyer
Perbanyak membaca penjelasan  produk yang akan di beli sebelum membeli

More info hubungi saya di
+6281219881737
Line: mumtaj_style
Fb: tria trianika pratiwi
Pin: 7e35ce6a
Atau pembelian langsung lewat website mci

http://mc-indonesia.com/trianika
http://mc-indonesia.com/triamumtaj
http://mc-indonesia.com/triatrianikapratiwi